AGEN BOLA – Kini Menjadi Kandidat Juara, Conte Justru Khawatir Dengan Tottenham Hotspur

agenbolaAGEN BOLA – Raih kemenangan saat menghadapi Middlesbrough membuat Chelsea tinggal satu langkah lagi menuju gelar juara Premier League. Sebelum itu pelatih Antonio Conte dibuat sedikit khawatir dengan kehadiran Tottenham Hotspur yang terus berada di belakangnya. London Biru berhasil mengalahkan Middlesbrough dengan skor akhir 3-0 di Stamford Bridge, Selasa (9/5/2017) dini hari WIB. Gol-gol Chelsea di cetak oleh sosok Diego Costa, Marcos Alonso dan serta Nemanja Matic.

Keberhasilan itu membuat klub asal London Barat mengoleksi 84 poin, unggul tujuh angka dari Tottenham Hotspur yang sebelumnya terjatuh dengan kekalahan 0-1 dari West Ham United. Chelsea yang hanya membutuhkan satu kemenangan lagi dari tiga laga terakhir untuk mengunci gelar juara. Kecuali tidak ada keberuntungan, sulit jika dibayangkan Chelsea gagal menjadi juara Premier League musim ini.

Tinggal satu langkah lagi menjadi juara, pelatih Antonio Conte sempat dibikin khawatir oleh Tottenham Hotspur, itu disebut menjadi sang rival seteru karena hanya berjarak empat poin. Hal itu yang membuat pelatih Spurs Mauricio Pochettino berambisi untuk menghentikan langkah Chelsea untuk menjuari Premier League di akhir musim panas ini.

“Saya rasa pada satu pertandingan Antonio Conte pernah merasa khawatir dengan kehebatan para pemain Tottenham Hotspur. Tetapi Conte mampu memberikan jawaban positif terkait kemenangan yang di raih Chelsea pada pekan lalu. Ini membuktikan bahwa Chelsea layak menjadi juara Premier League di akhir musim. Dirinya selalu fokus pada setiap laga. Saya dapat bayangkan dirinya seperti itu di dalam sesi latihan”, kata mantan pemain Liverpool yang kini menjadi pengamat sepakbola, Jamie Carragher, kepada BBC Sports.

Kekhawatiran yang dialami Conte, sambung Carragher, adalah karena ada pengalamannya gagal menjadi juara sebagai sang pemain. Pada tahun 1999/2000, Conte sebagai ban kapten gagal membawa Juventus menjadi juara karena kalah di pekan terakhir. Gelar trofi akhirnya jatuh ditangan Lazio yang berhasil unggul satu angka di akhir musim.

“Dirinya pernah menjadi bagian dari kubu Juventus yang pernah kehilangan satu trofi di hari terakhir, untuk itu jangan lupakan hal itu. Dirinya berhasil membawa satu pengalaman itu ke para pemainnya. sebelum laga di Goodison Park Stadium, di mana mereka bisa saja menelan kekalahan, mungkin Anda akan mengatakan pengalamannya sudah tidak dirinya bawa”, tuntas mantan punggawa Inggris itu.

Comments are closed.